Apa Itu ChemCAT?
ChemCAT (Chemistry Computerized Adaptive Test) adalah sistem tes adaptif berbasis komputer yang dikembangkan dengan pendekatan Teori Tes Modern (Item Response Theory) dan algoritma pohon keputusan. ChemCAT dirancang untuk memilih soal yang sesuai dengan kemampuan peserta secara dinamis, sehingga estimasi kemampuan menjadi lebih akurat.
ChemCAT berfokus pada konsep-konsep dasar Kimia yang menjadi pondasi untuk mempelajari topik kimia lanjutan. Soal disusun untuk mengukur pemahaman konsep, keterampilan penalaran, dan penerapan pengetahuan kimia pada konteks nyata.
Adaptive Test
Butir soal yang diberikan kepada siswa bersifat adaptive dan menyesuaikan dengan karakterisik kemampuan siswa.
Item Respon Teori
Analisis dalam CAT menggunakan pendekatan Teori Tes Modern ( Item Response Theory) yang mengedepankan korelasi person (testee) dan butir (items).
Decision Tree Algorithm
Butir soal yang diberikan kepada siswa beragam dengan mengikuti algoritma pohon keputusan.
Materi
Berikut adalah materi utama yang diujikan:
Pengenalan Ilmu Kimia
Peserta didik diharapkan memahami apa itu ilmu kimia, ruang lingkupnya, serta manfaat kimia dalam kehidupan sehari-hari — mulai dari produk rumah tangga, industri, hingga isu lingkungan. Pada bagian ini, juga diuji pengetahuan tentang aturan keselamatan kerja di laboratorium kimia, termasuk pengenalan simbol bahaya, alat-alat dasar, dan prosedur penggunaan bahan kimia.
Pelajari lebih lanjutStruktur Atom
Materi ini membahas bagaimana model atom berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan. Siswa perlu memahami model atom Dalton, Thomson, Rutherford, dan Bohr, mengenal partikel penyusun atom (proton, neutron, elektron), serta mampu menentukan nomor atom, nomor massa, dan isotop. Selain itu, peserta juga akan diuji mengenai cara menyusun konfigurasi elektron untuk unsur-unsur ringan.
Pelajari lebih lanjutSistem Periodik Unsur (SPU)
Bagian ini menekankan pemahaman tentang pengelompokan unsur dalam tabel periodik modern. Peserta didik perlu memahami cara membaca periode dan golongan, serta keterkaitan sifat keperiodikan unsur (seperti jari-jari atom, energi ionisasi, dan keelektronegatifan). Konsep ini membantu siswa memahami pola dan keteraturan unsur di alam.
Pelajari lebih lanjutIkatan Kimia Dasar
Peserta didik perlu memahami mengapa unsur-unsur membentuk ikatan agar stabil (mengikuti kaidah oktet/duplet). Bagian ini membahas jenis-jenis ikatan, yaitu ikatan ionik, ikatan kovalen, dan sekilas tentang ikatan logam. Peserta didik juga perlu mampu menggambarkan contoh pembentukan ikatan ionik (misalnya NaCl) dan ikatan kovalen (misalnya H₂O).
Pelajari lebih lanjutPengenalan Tata Nama Senyawa
Bagian ini membekali peserta didik dengan pengetahuan dasar tentang aturan penamaan senyawa (IUPAC). Siswa akan belajar menulis rumus kimia senyawa ionik dan kovalen sederhana, serta cara menyebut nama senyawanya dengan benar.
Pelajari lebih lanjutPengukuran dalam Kimia
Materi ini mencakup besaran dan satuan yang digunakan dalam kimia, penggunaan alat ukur (seperti gelas ukur, pipet, buret), serta konsep ketelitian, ketepatan, angka penting, dan notasi ilmiah. Peserta juga diuji kemampuan melakukan konversi satuan (misalnya satuan massa, volume, atau suhu) sesuai standar ilmiah.
Pelajari lebih lanjutTim Pengembang
Contact
Alamat
Kampus Manokwari : Jl. Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat, 98314
Kontak Kami
Dr. Achmad Rante Suparman, M.Pd
Email: rante@unipa.ac.id
Jam Efektif
Senin - Jumat: 08:00 - 16:00 WIT
Sabtu - Minggu: Tutup